Press "Enter" to skip to content

Posts published in “Kuliner”

Lagi di Surabaya ? Anda Wajib Wisata Kuliner Ke 5 Tempat Ini

Nur Hidayati 0

kuliner di kota surabaya

Mau pergi liburan ke kota Surabaya ataupun ada tugas dari kantor. Maka berkunjung ke kota Pahlawan ini ada baiknya agar planning berwisata kuliner merasakan nikmatnya makanan khas kota ini. Menjadikan lidah bergoyang dan penat pikirian bisa berkurang. Yuk kunjungi 5 tempat rekomendasi untuk coba kulinernya

Rawon Setan Mbak Endang

Di Indonesia sudah menjadi hal lumrah jika ada kesamaan nama dan model makanannya. Seperti nama makanan Rawon yang mungkin sering kita dengan. Rawon Setan lebih familiar di telinga kita dengan makanan yang memiliki tingkat kepedasan yang tinggi. Namun berbeda dengan Rawon Setan Mbak Endang. Rawon bukan karena tingkat kepedasannya dinamakan rawon setan tapi karena kuliner ini buka pada malam hingga dini hari. Rawon dengan campuran daging dan kuah bisa ditambah dengan perkedel, kentang , telur asin, dan lain-lain. Harganya juga terjangkau yaitu Rp 25.000 saja

Depot Bu Rudy

Makanan di Indonesia selalu mengikutkan nasi sebagai menu utamanya karena tanpa nasi biasanya orang tidak merasa kenyang. Di Depot Bu Rudy Anda akan di sajikan nasi udang empal, menu andalan yang bikin kamu ketagihan. Nasi disajikan bersama udang tepung yang digoreng renyah. Empal yang empuk menambah enaknya masakan khas Surabaya ini.

Disamping itu Depot Bu Rudy juga menjual berbagai oleh-oleh khas Surabaya , seperti bawang terasi, sambal bawang dan lainnya.

Lontong Balap Pak Garuda Gendut

Jika pengennya merasakan salah satu makanan tradisional yang resepnya menjadi warisan keluarga maka tak salah mencoba Lontong Balap Pak Garuda Gendut. Salah satu kuliner nusantara yang paling laris adalah lontong.

Lontong Balap Pak Garuda Gendut terdiri dari potongan lontong, taoge, tahu goreng , bawang goreng dan ditambah dengan kuah. Ada sate kerang yang bisa menambah nikmatnya rasa lontong. Apabila haus air kelapa muda jadi pilihannya. Tak heran Lontong Balap Pak Garuda Gendut tetap paling rame di tiap hari selain rasanya yang enak juga harganya masih murah hanya Rp 12.000

Sego Sambel Wonokromo Mak Yeye

Biasanya kita merasa kelaparan di malam hari dan ketika Anda berada di Surabaya maka Anda tidak perlu khawatir. Untuk kuliner malam Anda boleh mencoba berkunjung ke Sego Sambel Wonokromo Mak Yeye. Kuliner ini berda di jl. Jagir Wonokromo. Warung ini akan menambah pengalaman kuliner Anda. Bagaimana tidak, ketika sampai di warung ini maka Anda mengantri terlebih dahulu karena banyaknya penggemar kuliner malam datang kemari.  Sego Sambel Wonokromo Mak Yeye memang pilihan baik ketika kuliner malam. Nasi hangat dengan lauk ikan pari dan sambal cabe merah yang bikin ketagihan. Porsi yang di berikan juga lebih banyak tanpa perlu merogoh kocek lebih dalam. Cukup Rp 10.000 bisa mendapatkan satu porsi Sego Sambel .

 

Nasi Cumi Waspada

Tempat kuliner yang ada di Surabaya beragam, mulai yang interiornya yang mewah atapun tempat yang lebih tradisional seperti PKL. Ada satu kuliner yang bisa Anda temukan di belakang pasar atom. Racikan Nasi yang di campur dengan tinta cumi. Rasanya yang nikmat tidak menguras kantong karena makanan ini cuma di bandrol 13.000 sampai 20.000. Nasi cumi waspada sendiri memiliki 4 varian . Mau tahu rasanya mungkin lebih baik Anda berkunjung ke rumah makan Nasi Cumi Waspada.

 

 

Mie Instan Favorit Anak Kos di Akhir Bulan

Nur Indah 0

Kalau kamu pernah hidup jadi anak kos, kamu pasti tahu kalau mie instan adalah pilihan terbaik dan termudah yang bisa kita lakukan di akhir bulan saat uang jajan sudah semakin menipis. Kebanyakan anak kos di Indonesia pasti pernah merasakan hal ini. mereka berusaha untuk berhemat, dan supaya tidak kelaparan mereka menstok beragam jenis mie instan di kamarnya.

Ketika akhir bulan tiba atau ketika kiriman jadi telat banget, mie instanlah satu-satunya pilihan yang memungkinkan seorang anak kos dapat bertahan hidup. menurut https://www.bandungadvertiser.com/ Kalau orang sering berkampanye mie instan tidak sehat untuk dikonsumsi, apa boleh buat, anak kos akan melanggar peringatan tersebut karena tidak berdaya untuk membeli makanan    lainnya, yang harganya bisa tiga kali lipat dari harga mie instan. Sedangkan mie instan, bagi anak kos yang hemat banget bisa membaginya jadi dua kemudian dimasak setengahnya untuk pagi hari, dan setengah lagi untuk siang hari.

Well, kata website  https://www.bandungadvertiser.com/ kehidupan anak kos memang serba terbatas, terutama mereka yang berasal dari kalangan menengah ke bawah yang akan merasakan betapa kiriman uang jajan sering terlambat. Ketika hal itu terjadi, tidak jarang dari mereka yang ngutang dulu ke temannya, tapi khusus untuk anak-anak yang tidak ingin memiliki banyak hutang akan memilih untuk berhemat sampai kiriman uang jajan yang berikutnya terkirim ke rekening kita.

Indonesias

Mie instan favorit yang sering jadi pilihan juga bukan mie instan yang dikemas dengan model cup, melainkan mie instan biasa. Untuk membeli mie instan dalam kemasan cup, anak kos akan berpikir ulang, karena mie instan dalam kemasan cup harganya satu setengah kali lipat atau dua kali lipat harga mie instan biasa. Dengan kata lain, memberi satu mie instan dalam kemasan cup sudah dapat dimanfaatkan untuk membeli mie instan kemasan biasa.

Saking berhematnya, anak kos juga tidak menambahkan telur atau sayur ke dalam mie instan. Hanya mie, dibumbui dengan bumbu yang sudah ada di dalam mie instan tersebut. Tidak aneh-aneh, karena tidak memiliki uang tambahan untuk membeli bahan tambahan di akhir bulan.

Yah, itulah suka duka anak kos, meski terasa sangat prihatin dengan kehidupannya. Hal seperti itu ternyata dirindukan ketika sudah bekerja. Akhirnya, ketika sudah bekerja, entah bagaimana tetap berhemat dengan cara yang sama, supaya uang yang didapatkan dari hasil kerja keras bisa digunakan untuk keperluan lainnya.