Press "Enter" to skip to content

Cara Merawat Prenjak Kepala Merah Bakalan

Prenjak kepala merah di Daerah Jawa Tengah biasa disebut juga dengan nama burung Prenjak Tamu. Biasanya jika burung ini jika berbunyi dipekarangan rumah membawa mitos atau kepercayaan bahwa akan membawa tamu. Terlepas dari kebenaran mitos tersebut nyatanya burung prenjak kepala merah memiliki suara yang bagus. Suara burung prenjak ini cukup memikat sehingga memiliki banyak penggemar.

Cara Merawat Prenjak Kepala Merah Bakalan

Cara Merawat Prenjak Kepala Merah Bakalan

Burung ini adala jenis burung dari keluarga Prinia yang jika diperhatikan secara sepintas hampir sama burung Prenjak lumut. Secara fisik burung prenjak kepala merah memiliki warna tubuh abu-abu dengan corak kehitaman. Yang membedakanya dengan prenjak lumut adalah pada punggung prenjak lumut memiliki warna kehijauan seperti lumut.

Biasanya kekuatan suara dan variasi suara burung prenjak jantan dan betina memiliki perbedaan. Untuk jantan umumnya lebih dominan dibandingkan dengan betinanya. Hal ini berlaku untuk jenis burung tertentu sehingga sebelum memilih bakalan sobat harus memperhatikan terlebih dahulu jenis kelaminnya.

Merawat prenjak bakalan atau prenjak liar hasil tangkapan hutan akan memberikan banyak keuntungan diantaranya harapan hidupnya lebih tinggi, memiliki cemistri dengan sang pemilik serta mendapatkan kepuasan tersendiri ketika merawatnya.

Cara Membedakan Prenjak Kepala Merah Jantan dan Betina

Berikut adalah perbedaan antara prenjak kepala merah jantan dan betina :

Prenjak kepala merah jantan memiliki 2 bulu ekor yang lebih panjang dibandingkan dengan bulu lainnya.

Bulu bagian dada prenjak jantan memiliki warna yang lebih tegas dan ketara.

Catatan : Prenjak jantan kepala merah dan prenjak lumut memiliki kesamaan dari segi fisik dan ukuran badan.

Nah setelah mengetahui perbedaan jenis kelamin antara jantan dan betinanya. Maka sobat harus melakukan beberapa perawatan harian bagi prenjak kepala merah liar supaya lekas gacor. Simak dengan seksama ya cara menjinakan prenjak kepala merah ini supaya memudahkan sobat ketika merawatnya.

Perawatan bakalan prenjak kepala merah.

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan ketika merawat prenjak kepala merah baik ketika anda mendapatkannya dari membeli ataupun mendapatkannya dari hasil tangkapan.

Hal yang perlu diperhatikan adalah sobat dilarang untuk memandikanya ketika pertama kali ia tiba dirumah karena dapat membuatnya stress. Perawatan bakalan prenjak kepala merah ini harus dilakukan secara perlahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Berikan EF berupa kroto pada wadah makanannya. Karena biasanya burung prenjak masih belum terbiasa makan voer maka sobat dapat melatihnya pelan-pelan.

Sesekali berikan jangkrik kecil sekitar 3 atau 4 ekor pada pagi dan sore hari. Pastikan kepala dan kaki jangkrik sudah dibuang yaa sebelum memberikanya.

Jemur prenjak pada pagi dan sore hari supaya suara burung prenjak cepat keluar. Lakukan keiatan ini secara rutin selama 1 hingga 2 jam setiap harinya.

Hindari pemberian ulat hongkong terlalu banyak karena dapat membahayakan kesehatan pada mata burung. Jika sobat ingin memberikannya maka beri sekitar 3 atau 4 ekor saja setiap harinya.

Jika burung sudah dapat beradaptasi dengan lingkungan maka tugas anda selanjutnya adalah memaster prenjak dengan suara-suara burung prenjak juara.

Semoga artikel tentang cara merawat prenjak kepala merah ini dapat membantu sobat dalam memelihara dan merawat prenjak bakalannya. Simak terus informasi tips dan trik merawat burung yang akan kami ulas setiap harinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *